Wednesday, December 25, 2013

Dilema Muslim di Hari Natal

Hari natal memang sangat meriah di rayakan oleh sejumlah besar penduduk dunia, tak terkecuali di Indonesia yang mayoritas muslim. Kemeriahan itu meluap sampai-sampai tak saja orang kristen yang bergembira dan merayakan hari kelahiran Yesus anak Allah ini, bahkan orang-orang islam pun turut merayakan, mengucap selamat natal dan bahkan ada pula yang turut mengamankan gereja-gereja baik oknum, aparat keamanan maupun organisasi semacam GP Ansor.

La hawla wala quwwata illa billah, sungguh hari natal merupakan dilema bagi umat islam hari ini, karena terlanjur faham toleransi, harga-menghargai antar agama dan kerukunan agama menancap kuat disanubari umat ini. Tidak mengucapkan selamat natal disangka tidak toleransi, tak turut merayakan takut disebut tak rukun tetangga. Pokoknya banyak alasanlah. Apalagi yang punya jabatan misal camat, bupati gubernur sampai presiden, rasanya kok tidak etis bila tidak mengucapakan selamat natal.


Sahabatku kuam muslimin, tahukah engkau? Padahal islam memiliki ajaran yang tegas dalam masalah ini, dalam tauhid islam mengajarkan bahwa melakukan hal itu baik sekedar memberi selamat natal atau turut merayakan dan bahkan mengamankan jalannya hari natal dilarang dalam islam, haram.

Sejenak kita renungi ayatullah dalam surah Al Kafirun 1-6, hingga pada sebuah firman “Lakum dienukum wa liyadien”

Ibnu Katsir menerangkan asbabun nuzul surah ini bahwa suatu saat datanglah utusan tokoh musyrik Quraisy kepada nabi mengajukan syarat damai antar kedua belah pihak dengan sebuah perjanjian

“Engkau turut menyembah tuhan kami selama 1 tahun, kemudian kami turut menyembah Tuhanmu selama 1 tahun pula”

Saudaraku fiellah, mari kita melihat kesamaan i'tikad ini antara natalan dengan peristiwa yang terjadi pada zaman Rasulullah, dan perlu ditekankan, bahwa saat itu rasulullah dalam kondisi tertekan dan terintimidasi. Turunlah ayat ini (surah Al Kafirun)

“Katakanlah (wahai muhammad) “Wahai orang-orang kafir! (1) Aku tak akan menyembah Tuhan yang kamu sembah (2) Dan kamu tak akan menyembah tuhan yang aku sembah (3) sampai pada ayat “Bagimu agamamu dan bagiku agamaku.”

Saudaraku, betapa Allah memerintahkan agar kita beriman dengan tauhid yang kokoh, serta tegas dalam bersikap terhadap orang-orang kafir. Orang Quraisy adalah kafir begitupun dengan kristen/nasrani. Segala hal persoalan agama mereka adalah urusan mereka dan persoalan agama kita dalam urusan kita yang jelas kita harus meyakini kekafiran dan kesesatan mereka serta yakin bahwa kelak mereka pasti masuk neraka.

Toleransi yang diajarkan islam adalah dengan cari membiarkan mereka beribadah tanpa campur tangan dalam urusan ini. Allah hanya memerintahkan kita supaya berbaur dengan non muslim hanya dalam urusan keduniawian/ sosial.

Firman Allah:
Allah tidak melarang kamu daripada berbuat baik dan berlaku adil kepada orang-orang yang tidak memerangi kamu kerana ugama (kamu), dan tidak mengeluarkan kamu dari kampung halaman kamu; sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang berlaku adil. (QS Al Mumtahanan:8)


Demikianlah konsep toleransi dalam islam yang jelaskan dengan jelas dan begitulah harusnya kita bersikap. Wallahu A'lam.

Tuesday, December 17, 2013

Jangan Mencaci, Bunuh Saja Kalau Menghina Islam

Haruskah kebencian kita sampai begini rupa? Rasulullah sekalipun sangat benci terhadap Abu jahal dan antek-anteknya tak pernah melakukan begin. Bila memang ada musyrikin atau yahudi yang sangat menyinggung islam, beliau langsung bertindak dengan memberi sabda kepada sahabatnya untuk memenggal kepada penghina islam.

Tegas tanpa menyakiti kehormatan musuh, menghina bukan akhlaq islam, tapi membunuh adalah bentuk ketegasan bahwa islam bukan agama Allah yang dipermainkan. Teringat bagaimana Rasulullah menghukum suku Yahudi bani Qunaiqo' lantaran menghina seorang muslimah, beberapa pedagang Yahudi berkomplot melepas paksa hijab muslimah dengan cara mengikat ujung hijabnya pada kayu. Tak banyak cakap Rasulullah mengepung suku tersebut dan menjatuhkan hukuman pada mereka.

Mari jauhilah kebiasaan menghina, mencaci dan hal buruk lainnya. Saat ini islam butuh tindakan bukan sekedar omongan, Singa akan ditakuti bila taringnya tajam keras dalam mencabik, tapi singa ompong apalah yang ditakutkan oleh musuh?

Saudaraku fillah, semoga hati kita terbuka dan lapang dada sehingga memahami niat baik dalam tulisan ini. Barokallahu fiekum.

Wednesday, December 11, 2013

Ummu Ibrahim, Menikahkan Anaknya Dengan Bidadari

Kisah Ummu Ibrahim Al-Hasyimiyah adalah cerita terkenal, yang dikisahkan oleh banyak 'ulama', diantaranya Abu Ja'far Ahmad bin Al-Laban rahimahullah di dalam kitab beliau yang berjudul Tanbih Dzawi Al-Aqdar 'Ala Masalik Al-Abrar.

Beliau bertutur, “Telah diriwayatkan bahwa waktu itu di kota Bashrah terdapat wanita-wanita ahli 'ibadah, salah seorang dari mereka adalah Ummu ibrahim Al-Hasyimiyyah. Pada saat bersamaan musuh telah menyerbu perbatasan negeri kaum muslimin, sehingga kaum muslimin dianjurkan untuk menunaikan kewajiban jihad. Oleh karena itu 'Abdul Wahid bin Zaid Al-bashri berkhutbah untuk memberikan semangat kaum muslimin dalam berjihad. Ummu Ibrahim termasuk salah seorang yang menghadiri khutbah tersebut. Dia menyanjung khutbah yang disampaikan oleh Abdul Wahid bin Zaid Al-Bashri yang di dalamnya terdapat syair pujian kepada para bidadari penghuni jannah, yang berbunyi,

Mereka adalah para gadis yang tenang dan penuh dengan canda ria.
Sangat cantik dan tidak akan hamil.
Diciptakan dari semua kebaikan.
Berperangai baik dan tidak akan buruk akhlaqnya.
Allah menghiasi wajahnya begitu cantik.
Sehinnga akal manusia tidak bisa membayangkannya.
Pandangan mata yang indah menggoda.
Permukaan wajah yang kemilau tertimpa cahaya.
Keringat yang wangi mengalir disisi wajah.
Gadis jelita yang memberi rasa bahagia.
Apakah engkau mengira para peminang bidadari telah mendengar
bahwa gelas-gelas penuh dengan munuman lizat telah ditata
di dalam taman yang indah kita menunggu.
Setiap kali angin bertiup menyebar bau wangi para bidadari.
Mereka memanggil para peminang dengan cinta yang tulus.
Hati yang penuh sukacita sampai puas.
Wahai peminang yang dicinta; engkaulah yang mereka harapkan bukan yang lain.
Mereka menunggumu dengan mengenakan cincin yang berhias keindahan.
Para bidadari bukanlah seperti para wanita dunia
yang mencinta kemudian pergi tak setia.
Sekali-kal tidak...
para pejuang tidak akan meminang para wanita yang mudah lupa.
Tetapi mereka rindu...
Kepada bidadari yang terus menerus menebar cinta.

Abu Ja'far melanjutkan kisahnya,
Mendengar khutbah yang disampaikan oleh 'Abdul Wahid Al-Bashri, kaum muslimin bergumaman saling berbicara antar sesama mereka sehinggga majelis tersebut menjadi gaduh. Maka Ummu Ibrahim berkata kepada Abdul Wahid,
Wahai Abu Ubaid (julukan 'Abdul Wahid Al-Bashri) tidakkah engkau mengetahui bahwa anakku Ibrahim telah mendapatkan tawaran dari pada pemuka bashrah untuk melamar putri mereka, akan tetapi aku tidak mau menerima tawaran mereka. Dan demi Allah, aku sangat tertarik dengan sifat yang dimiliki oleh gadis yang engkau ceritakan tadi. Sehingga aku ridha jika gadis itu bersanding dengan putra kesayanganku.”

Mendengar ucapan Ummu Ibrahim, maka Abdul Wahid mengulang-ulang ucapan yang memuji kecantikan dan keindahan para bidadari.
Dia bersyair,

Cahaya yang berkilau memancar dari wajah mereka
yang bercampur dengan wewangian yang paling indah.
Sehingga...
Jika mereka menginjak batu kerikil
Akan tumbuh bunga tanpa siraman air.
Jika meludah di air laut
Akan hilang rasa asin seluruh lautan
Jika engkau meraih lingkar pinggangnya
bagaikan cabang raihan yang berdaun hijau.
Kesempatan untuk bersamanya tinggal sebentar
maharnya adalah luka tubuh dan kesedihan hati.

Mendengar ucapan syair dari 'Abdul Wahid, keadaan manjelis semakin gaduh. Ummu Ibrahim segera bangkit dan berkata kepada Abdul Wahid,
Demi Allah wahai Abu Ubaid, aku sangat terpesona dengan sifat gadis itu dan aku ridha jika dia bersanding dengan anak lelakiku. Maukah engkau menikahkannya dengan anak lelakiku? Aku akan berikan engkau mahar sebanyak sepuluh ribu dinar. Anak lelakuku Ibrahim akan keluar bersamamu hari ini untuk berperang. Semoga Allah memberikan kepadanya karomah syahid, sehingga dia akan memberi syafa'at kepadaku dan suamiku kelak dihari kiamat”

Abdul Wahid menjawab,
Jika engkau benar-benar mau melakukannya, maka insya Allah engkau, suami dan anakmu akan mendapat keberuntungan yang besar.”

Selanjutnya Ummu Ibrahim memanggil anak lelakinya
Wahai Ibrahim, datanglah!”

Mendengar panggilan dari sang ibu dia segera bangkit dari tengah-tengah kumpulan manusia dan menjawab,
Aku mendengar panggilanmu wahai ibunda”.

Ummu ibrahim berkata
Wahai anakku, relakah engkau menikahi gadis itu dengan mahar dikorbankannya nyawamu fi sabilillah dan tidak kembali pulang?”.

Ibrahim menjawab,
Demi Allah, aku rela dengan permintaanmu, wahai ibunda”

kemudian Ummu Ibrahim pun berdo'a
Ya Allah, aku bersaksi bahwa aku telah menikahkan anakku Ibrahim dengan bedadari. Maharnya adalah nyawa anakku yang dikorbankan di jalan-Mu serta tidak akan kembali melakukan dosa. Maka terimalah persembahan dariku, wahai Yang Maha Pengasih.

Lantas Ummu Ibrahim pergi sebentar dan kembali dengan membawa harta sebanyak sepuluh ribu dinar dan berkata,
Wahai Abu Ubaid, ini adalah mahar untuk gadis (bidadari) itu, yang harus engkau gunakan untuk memenuhi perlengkapan pasukan Islam.”

Kembali Ummu ubaid pergi untuk membeli kuda terbaik dan senjata lalu ia berikan kepada anak laki-laki kesayangannya. Ketika Abdul Wahid bin Zaid Al-Bashri berangkat berperang, bergabunglah Ibrahim. Saat itu para 'ulama membaca ayat,
“Sesungguhnya Allah telah membali dari orang-orang beriman diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.” (QS. At-Taubah: 11)

Saat akan berpisah dengan anak lelakinya, Ummu Ibrahim menyerahkan selembar kain kafan dan hanuth (ramuan obat yang digunakan untuk meluuri jenazah orang mati agar tidak rusak, berfungsi untuk memberikan semangat bagi seseorang dalam menemui kematian-pent) seraya berpesan,
Wahai anakku, jika engkau telah berhadapan dengan musuh maka pakailah kain kafan dan pergunakanlah hanuth itu. Dan jangan sekali-kali Allah melihatmu lengah dalam berjihad fi sabilillah.”

Sang ibu memeluk anaknya dan mencium dahinya, berkata lagi,
Wahai anakku, Allah tidak akan mengumpulkan kita kecuali kelak ketika kita bertemu di hari kiamat.”

Selanjutnya Abdul Wahid bertutur,
“Pada saat kami sampai negeri musuh, pasukan Islam telah dipanggil untuk bertempur. Terlihat Ibrahim berada dibarisan terdepan. Ketika peperangan berlangsung dia berhasil membunuh banyak sekali musuh., sehingga pasukan kafir mengepung dan berhasil membunuhnya pula.” Abdul Wahid melanjutkan, “Ketika kami akan kembali ke Bashrah aku berpesan kepada para sahabatku untuk tidak menceritakan kejadian yang menimpa Ibrahim kepada sang ibu hingga aku bertemu langsung dengannya. Dan aku akan sampaikan keadaan Ibrahim dengan bahasa yang baik sehingga dia tidak merasa gelisah dan sedih.”

Ketika Ummu Ibrahim melihatku, dia bertanya,
Wahai Abdul Wahid apakah persembahanku diterima sehingga aku menjadi mulia ataukah ditolak sehingga terhinalah diriku?”

Aku menjawab,
Sesungguhnya persembahanmu telah diterima, Ibrahim saat ini hidup dan dilimpahi rizki yang tidak terputus.”

Mendengar jawabanku, Ummu Ibrahim segera bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur dan berkata,
Segala puji bagi Allah yang tidak mengecewakan harapanku dan telah menerima pengorbananku.”

Besok harinya datanglah Ummu Ibrahim ke Masjid milik Abdul Wahid dan memanggilnya,
Assalamu'alaika, wahai Abu Ubaid, aku datang untuk memberikan kabar gembira kepadamu.”

Abul Wahid berkata,
Engkau selalu datang dengan membawa kabar gembira. Lalu kabar gembira apalagi yang akan engkau sampaikan?”

Ummu Ibrahim menjawab,
Semalam aku bermimpi, aku lihat anakku Ibrahim berada didalam teman yang amat indah. Di atas taman itu terdapat kubah yang berwarna hijau, aku lihat anakku Ibrahim sedang duduk di atas ranjang terbuat dari mutiara. Diatas kepala anakku diletakkan mahkota dan dia berkata kepadaku,
Wahai ibunda, ini adalah kabar gembira bagimu. Mahar yang engkau bayarkan telah diterima dan saat ini pesta pernikahan sedang dirayakan.”

Sumber:

Kisah-Kisah Pahlawan Generasi Pilihan, Oleh Hilmu bin Muhammad bin isma'il. Penerbit: Wafa Press

Manuskrip Lirik Nasyid

Hey, ane punya sebuah buku tulis milik teman karib, namanya Muhammad Asy-Syuja'i yang didalemnya termaktub lirik nasyid. Tulisannya yang khas bikin ane ga bakal lupa dengan sahabat ane ini.

Magnet Dunia

Dunia ini memang begitu indahnya, tak perlu disangkal bahwa seluruhnya telah menjadi hamba yang takluk bertekuk sujud padanya (kecuali yang di rahmati Allah).

Dunia ibarat magnet yang terus menerus menarik manusia agar lalai akan amal shalih, dunia terus menguji siapa hamba-hamba-Nya yang benar-benar bertakwa.

Duhai, aku yang menulis ini pun sungguh tak tau malu betapa dirikupun salah seorang yang menjadi hamba dunia. Ya Allah, kami hamba-Mu memohon bimbing dan tuntunlah kebutaan mata kami dalam melihat jalan kebenaran, sinari hati kami agar menggerakkan langkah ke jalan lurus-Mu. Menjauhi persimpangan-persimpangan terkutuk yang membuat kami terperdaya oleh bisikan syaithon.

Rabbi tawwabur rahim.

Tuesday, December 10, 2013

Kisah Sang Dosen dan 8 PSK

Berikut adalah kisah yang beberapa kali membuat saya tertegun, dan memunji kekuasaan Allah.

Kisah ini saya ambil dari blog http://moeflich.wordpress.com. Semoga bermanfaat

Seorang Dosen UIN SGD Bandung, berusia 40 tahunan, masuk ke lokasi prostitusi di daerah Bekasi dan mem-booking 8 PSK sekaligus, lalu diboyong ke satu kamar. Sekuriti berbadan besar oknum TNI menguntitnya. Menyewa 8 orang sekaligus tentu tidak wajar dan mencurigakan.

“Dia punya kekuatan seks seperti apa?” Pikirnya. 

Tahu ada yang menguntit, sang dosen merasa terganggu, terjadilah adu mulut antar keduanya.

Sang dosen merasa tidak ada yang salah dan memiliki alasan kuat. Karena toh sudah di-booking adalah hak dia untuk melakukan apa saja dengan 8 perempuan itu dalam kamar. Sang dosen bertanya,

Sebagai apa kamu disini?”

Dia menjawab:

Saya keamanan Pak!”

Mendengar jawaban itu, sontak sang dosen marah:

Keamanan apanya ..?? Pekerjaan kamu disini bukan mengamankan tapi membuat mereka tersiksa dan menderita. Kamu menjerumuskan dan mencelakakan mereka semua di dunia dan di akhirat. Keamanan apanya?”

Sang centeng kaget oleh jawaban yang baru didengarnya itu dan tak bisa menjawab. Sekuriti itu pun disuruh pergi, dan bila tetap menganggu, ia ditantang duel:

Ayo kita satu lawan satu, mau dimana?”

Tapi si oknum ini tidak berani apalagi saat diancam akan dilaporkan ke atasannya jadi centeng “neraka” seperti itu. Ia pun takut, segera pergi dan minta maaf. Di dalam kamar, ke 8 PSK itu merasakan lain. Ada hal aneh yang akan dilakukan tamunya ini mem-booking mereka banyakan.

Di dalam kamar, sang dosen meminta mereka semua duduk di atas kasur dan menyuruh seprai dari dua kasur dicabut:

Tolong cabut itu seprai dan tutup badan kalian semua dengan kain itu. Saya tidak mau melihatnya.”

8 PSK itu kemudian dinasehati panjang lebar tentang kelakuan buruknya, tentang uang haramnya, akibat kejiwaannya pada anak, durhakanya pada orang tua, alasan dustanya soal kebutuhan ekonomi, tentang bahaya penyakit kelamin dll.

“Bayangkan kalau anak perempuanmu seperti kamu, mau nggak? Kalau anak-anakmu tahu kelakuanmu seperti ini, mau nggak? Kalau ibumu tahu, mau nggak? Bayangkan perasaan mereka, betapa malu dan sakit hatinya. Inikah balasan pada ibumu yang sudah susah payah melahirkan, membesarkan dan mendidikmu? Apakah dulu ibumu membesarkanmu dengan penuh pengorbanan dan mendidikmu siang malam dengan sangat lelah dan penuh penderitaan, lalu menyekolahkanmu untuk jadi sampah seperti ini? Saya benar-benar heran, betapa jahatnya kamu semua pada ibumu. Kamu sangat tega mengkhianati mereka, kamu mempersetankan pengorbanan mereka. Kamu tahu nggak, saat kamu sedang melakukan pekerjaan kotor ini dan dapat uang haram, ibumu sebenarnya sedang menjerit menangis di rumah, karena hubungan batin anak dengan ibu itu kuat. Lalu agama kamu dimana? Kamu sadar enggak, sekarang ini api neraka sedang menunggu kamu semua!!”

Sekitar 2 jam dia bicara, di atas itu intinya saja. Ledakan tangisan 8 PSK itu muncrat semua. Mereka menjerit menangis, semua menyadari dan menyesali, tobat seketika, janji akan keluar semuanya. Mereka merasakan, baru ada orang yang kekuatan bicaranya seperti itu, bagai gledek halilintar yang mengoyak-ngoyak batin dan menghancurkan hati mereka semua menjadi luluh tidak berdaya. Setelah penyadaran, sang dosen meminta nomor hp mereka semua.

Beberapa hari kemudian, sang dosen, datang lagi mengecek. Benar, 8 nama itu sudah tidak ada di daftar, sudah keluar. Beberapa hari kemudian, sang dosen mengunjungi ke 8 orang itu ke kampungnya masing-masing, mengontrol dan membina, dan komunikasi terus berjalan setelah beberapa minggu dan bulan. 8 perempuan muda yang wajah-wajahnya aduhai itu, kini ada yang buka warung, buka kios, kerja di pabrik dll. Pada salah satu orang yang jualan gorengan, sang dosen ustadz itu berkata:

Naah … begitu doong… ini yang halal dan barokah. Rizki halal tidak susah asalkan dicari.”

Mereka merasakan kebahagiaan yang sangat amat telah keluar dari jerat pekerjaaan kotornya.
Dari ke 8 PSK itu, 6 orang bersuami dan direstui oleh suaminya jadi PSK (asalnya daerahnya Subang, Indramayu, Sukabumi). Yang suaminya menerima dan sadar, suaminya juga dibina. Yang suaminya menolak dan marah karena kehilangan income dari istrinya yang cukup besar, sang dosen memberikan instruksi:

“Kamu harus bercerai dengan suamimu, wajib, karena ia telah menjerumuskan dan merusakmu. Suami macam apa seperti itu, sekarang pun ia tidak terima kamu telah sadar. Sekarang cari suami yang baik, masih banyak. Insya Allah saya akan bantu.”

Yang suaminya tidak terima, semuanya diceraikan. Satu orang yang dari Indramayu, bukan hanya tidak terima malah menteror mantan istrinya dan keluarganya.

Ketika sang dosen dilapori, tidak menunggu, ia langsung berangkat mencarinya sendiri rumah orang itu di Indramayu. Laki-laki itu kembali ke rumah orang tuanya. Sang dosen masuk dan menceramahi laki-laki itu. Bukannya berterima kasih dan bersyukur istrinya telah sadar dan kembali ke jalan yang benar, laki-laki itu malah tidak terima dan marah-marah. Ia bersungut-sungut menuduh laki-laki yang tak dikenalnya itu mengganggu kesenangannyalah, merusak rumah tangga oranglah, sok sucilah, dll. Sang dosen membantah:

Siapa yang merusak? Justru kamu yang merusak istri kamu dan kamu memerasnya. Suami macam apa kamu ini?”

Karena nasehat tidak akan masuk pada orang seperti ini. Akhirnya sang dosen mengambil jalan akhir.

Sekarang gini aja, kamu ambil golok bawa keluar, ayo kita duel diluar tapi dengan catatan sampai mati dan harus disaksikan masyarakat, RT, RW dan Polisi. Siapa yang benar diantara kita.”

Laki-laki itu hanya diam, sang dosen kesal, ia masuk ke dapur dan meminta golok pada keluarganya. Golok itu diberikan dan dipaksakannya agar laki-laki itu memegangnya dan dipersilahkan untuk menebas bagian mana saja dari tubuh sang sang dosen yang dia mau. Karena dia masih diam, sang dosen menggusur orang itu keluar rumah.

Karena suasana ribut, tetangga pada keluar, nonton. Sekalian sang ustadz berteriak-teriak disitu menjelaskan betapa bodoh dan dungunya orang ini, istrinya disadarkan malah tidak terima berarti dia ini hakikatnya setan. Tetangga yang sudah menaruh curiga pada pekerjaan istri laki-laki itu membenarkan ucapan sang dosen, mereka terus menonton.

Sampai ujungnya, laki-laki itu sadar, menangis, menyesali dan berjanji tidak akan mengganggu mantan istrinya lagi. Orang tuanya pun menyesalkan kebodohan anaknya itu.

Awas, mengganggu lagi mantan istrimu, dengan saya urusannya.”

Sungguh sebuah kisah yang menggerakkan hati nurani kita seorang muslim, kita memilki kewajiban mengingatkan saudara kita yang terjerumus dalam api maksiat, tak semua orang menginginkan hidup dalam api ini, adakalanya karena tertuntut oleh keadaan sebagaimana yang terjadi dalam sang kisah.


Kepada siapapun, hikmah dari kisah ini sangat berarti. Billahi tawfiq wal hidayah.

Terhadap Sesama Muslim

Sering kita jumpai, seorang yang faham ilmu namun ketika menjumpai saudaranya yang khilaf, ia begitu garang dan berusaha menjatuhkan saudaranya. Kita tak perlu sekeras itu akhi, mereka bukan untuk disesatkan tapi mari kita coba mengiring ke pintu taubat.

Kita belajar begaimana nabi bersikap terhadap seorang a'rab (badui; orang pedalaman) yang masuk ke Masjid lantas kencing didalamnya, saat itu para sahabat gusar dan memohon beliau agar mengijinkan untuk mengusir badui tersebut. Sungguh agung akhlaq nabi, beliau mencegah dan membiarkan si badui menyelesaikan kencingnya supaya najis tak kocar-kacir dimana-mana. Kemudian beliau memerintahkan seorang sahabat untuk menyiram bekas tempat badui itu kencing.

Wallahi, kapan bersatunya kaum muslimin bila umat ini saling berseteru tiada ujung pangkalnya?
Terhadap saudara yang belum berilmu kita mengajari dan terhadap saudara yang berilmu tapi menyeleweng kita mengingatkan. Ajari dengan kesabaran dan Ingatkan dengan kasih sayang.

Dan itu semua bukan mudah sebagaimana diucapkan, kita berusaha dan berdo'a memohon bimbingan Allah.

Friday, December 06, 2013

Pesta pora

Duhai sang malam, sepi begini rupa.
Hanya sahutan katak dan jangkrik ramai tanpa rupa.
Biarlah pikiranku tenggelam dalam dongeng ini.
Sorot mata mengkaji barisan cerita.

Mengalun. Eh, lagi-lagi asmara.
Bikin mabuk jadi ngantuk; tidurlah.

Suara, lagi-lagi berkecamuk tak habis pikir
Sudah diam sampai disini.

+Alakulihal Laismanly +Ismi Hammam

Wednesday, December 04, 2013

Tugas Polisi #Eh...

Seorang siswa SD sudah cukup dewasa memahami kenyataan. Dan dia tak malu-malu untuk jujur akan tragedi ironis begini.


Monday, December 02, 2013

#Jangan ngebut-ngebut!


Kondomisasi, Aduhai sekali.

Tanggal 1 Desember ada peristiwa yang bikin geger sejagat nusantara. Bumi pertiwi ini digoncang dengan sebuah event nasional yang idenya dari Menteri Kesehatan Dr. Nafsiah Mboi. Apa sih eventnya?

Kondomisasi, yah sudah tentu acara ini jadi event yang menggelegar, pasalnya Indonesia negeri yang diduduki mayoritas umat islam dan kita tau dalam islam zina dosa besar sekali. Lho emang apa kaitannya kondom sama zina? Orang pinter bisa mikir.


Kata sang menteri sosialisasi kondom ini guna mencegah makin tersebarnya penyakit HIV/ AIDS, nantinya kondom akan dibagi-bagi kepada kelompok yang paling rentan terserang HIV (semacam lokalisasi). Orang doyan ngeseks mungkin bakal sujud sukur karena dapet kondom gratis, tanpa malu-malu nyerobot sebanyak-banyaknya dihari ini. Bocah-bocah remaja barang kali gak perlu malu-malu ngambil benda yang sebelumnya dianggap kramat ini, toh negara sudah bagi-bagi gratis plus dilindungi undang-undang.


Hey, mau jadi negara apa kita ini? ane pribadi ga bisa memaafkan kebijakan menteri mesum ini. Bagi-bagi kondom gratis berarti mengembang-biakkan zina secara masal, tak peduli tua bangka maupun muda-mudi.



Bagi-bagi kondom ke Supir, foto: Hidayatullah
 Aduhai sekali, kondom dibagi-bagi gratis dijalanan.
Gambar diambil seorang di sebuah puskesmas Malang
Adahai sekali, kondom gratis tersedia di puskesmas.

Selama ini HIV/AIDS mayoritas menyerang pelaku siks diluar nikah bukan sepasang suami istri, itulah sebabnya berkali-kali gue bilang kondomisasi yang aduhai itu melegalkan dan mengembang-biakkan zina (sehat).


Tak perlu kaget misalkan 10 taun kedepan tak ada jumlah siswa-siswi yang hamil, bukan karena ga ada yang doyan ngeseks, tapi mereka udah pada pinter kalo hubungan badan kudu pake kondom, bu menteri yang ngajari.

+Alakulihal Laismanly

Friday, November 29, 2013

Durian Cacar...

Satu hari satu malam aku tinggal di hutan/ ladang sawit disebuah daerah yang dikenal sebagai “Durian Cacar” dari namanya entah ada terkaitan apa daerah ini dengan buah durian, tapi yang jelas di daerah ini terdapat banyak sekali durian yang hidup liar di hutan maupun tanah yang dimiliki penduduk setempat. Yah soal durian memang disini surganya.

Ada cerita kebiasaan menarik penduduk disini, pohon durian didaerah ini memiliki hak umum, tak ada pemilik mutlak yang memonopoli buahnya. Jadi siapapun boleh mengambil buah durian yang jatuh asal dia yang menunggu.

Adat (kebiasaan) semacam ini disatu sisi terlihat menguntungkan seperti pendatang asal jawa yang merantau kayak aku ini (pemilik tanah adalah pribumi asli pedalaman suku Riau) dan disisi lain merugikan tuan tanah atau pemilik pohon (sebenarnya pohon durian didaerah ini adalah pohon liar bukan tanaman penduduk)

Maaf bila cerita ini kurang bermanfaat, setidaknya ini hanya gambaran akan lika-liku kehidupan penduduk pedalaman yang 10 tahun lalu ketika para pendatang asal jawa berdatangan kedaerah itu untuk membeli lahan, penduduk masih kolot belum mengenal pakaian penutup tubuh dan aurot.

Pendatang jawa sedikit mempengaruhi kehidupan meraka untuk menjadi maju.


Bersambung...

Tuesday, November 26, 2013

Kesempurnaan Islam, Islam Adalah Tuntunan Hidup Seluruh Manusia


Kesempurnaan agama islam bukan klaim belaka. Dan satu hal yang pasti Islam diturankan Allah sebagai pedoman segala sisi kehidupan. yah, segala halnya islam sudah memiliki sistem yang mengatur.

Katakanlah dalam urusan pemerintahan/hukum contoh kecilnya, hukum mencuri yang sudah melebihi satu nishob hukumnya potong tangan, pezina hukumnya rajam (yang sudah menikah)

Dalam urusan keluarga islam pula telah mengatur bagaimana keluarga harus berjalan sesuai dengan syariat, Contohnya Suami harus menafkahi keluarga, istri harus mentaati suami, anak harus berbakti kepada kedua ayah bundanya.

Dalam urusan umat nabi bersabda:
Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)

Yang kaya hendaklah bersedekah dan seseorang yang memiliki harta lebih harus mengeluarkan zakat.

Aih... indahnya islam. Dan semua yang saya sebutkan adalah apa yang telah tertulis dalam kitabullah dan sunnah nabi.

Pada dasarnya memang manusia diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah, tapi ibadah itu tak melulu hanya sholat, puasa zakat dan amal-amal lain yang hanya bersifat pribadi, tapi juga urusan keluarga, pemerintahan, dan keumatan.

Allah perintahkan kita agar segala hidup harus sejalan dengan syari'at. Oh ya, ini bukan intimidasi tapi merupakan jalan hidup untuk hamba yang beriman.

coba tunjukkan ayat/ dalil yang tertulis dalam bible, Taurat, Weda dan lainnya adakah tuntunan hidup semacam islam?

Islam agama akhir zaman, tuntunan yang sangat sempurna yang belum pernah ada didunia.

Allahu A'lam

Tuesday, November 05, 2013

Tawakkal Yang Benar

Tawakkal bukan hanya menanti takdir, tapi tawakkal yang benar adalah orang yang teguh beramal, dan menyerahkan semua hasil akhirnya kepada Allah.

Sungguh Allah berlah berfirman:
۞ وَمَن يُسْلِمْ وَجْهَهُ إِلَى اللَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ ۗ وَإِلَى اللَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ [٣١:٢٢]

Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan. QS: Luqman ayat 22

Monday, October 14, 2013

'Idul Adha Yang Menyedihkan

'Idul Adha kali ini cukup mengagetkan saya, masakan dari puluhan penduduk qurban yang ada hanya mengkurbankan 1 ekor sapi, lho? Ini sangat aneh bagi saya mengingat penduduk desa saya ini adalah pekebun kelapa sawit yang tentunya hasilnya juga tak sedikit, lebih dari itu hasil buah dan harganya juga stabil, duh kaget saya ketika pengumuman pas Edi bahwa hewan kurbannya cuma 1 ekor sapi.


Apakah? Apakah? Apakah? Ah, ya sudahlah saya pun tak mengerti apa sebabnya, mau tak mau saya menyayangkan ini, apa sudah keliwat takut miskinnya sehingga berkurban pun enggan? Wallahu a'lam.

Saturday, October 12, 2013

Zubair Kecil di Perang Besar

Saya suka dan hobi menulis, hobi itu semakin seru jika saya bertemu orang yang memiliki hobi/bakat yang sama. Nah sobat, tulisan kisah sahabat nabi ini adalah salah satu tulisan santri saya sewaktu menjadi guru (wiyata bakti 1 tahun mengajar di pesantren) dia punya sifat aneh dan juga punya bakat menulis. Silahkan disimak...

Oleh: Abdullah Nauval Shalahuddin*
Zubair, dia adalah anak laki-laki yang berperawakan kurus pendek, umurnya kira-kira 12 tahun atau lebih sedikit. Ia tinggal bersama ibu dan saudara laki-lakinya. Ayahnya sudah meninggal 2 tahun lalu setelah sepeninggalan ayahnya, zubair semakin bersemangat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibunya tidak tahu apa yang dilakukan anak sulungnya itu pada waktu keluar rumah. Diam-diam zubair sudah memiliki jabatan Jendral cilik intifadha penyerangan bagian utara. Senjata yang dipakai hanya bom botol, ketapel atau krikil atau batu.walau berbadan pendek ia sangat berani, karena itu ia dipilih sebagai jendral cilik.
Zubair di sebut juga dengan pahlawan berani mati, disebut dengan sebutan tersebut ia sering menyelamatkan temannya yang di kejar oleh tantara yahudi. Penyerangan bagian utara sudah sangat jauh dibandingkan penyerangan bagian selatan. Itu dikarenakan tak-tik jitu yang diberitahukan jendral cilik Zubair.

Pada di sebuah pertempuran antara penyerangan bagian tengah, disana tempat orang dewasa menyerang, zubair langsung menuruh teman-temannya untuk menolong penyerangan bagian tengah. Mereka semua bertarung dengan tangguh. Beberapa saat kemudian dari kalangan yahudi ada yang terkapar terkena lemparan batu di bagian kepala, pertempuran berlangsung seru hingga yahudi pun lari hingga jauh karena takut. Intifadha bersorak gembira atas kemenangan mereka yang penuh barakah.

Pada pertempuran di markaz tempur antara yahudi dan intifadha. Pertempuran sangat sengit ini dimulai dengan lemparan dari intifadha hingga brigade Al-Quds pada siang hari. Pertempuran semakin sengit, hingga ada suatu letusan senjata yang amat keras mengarah ke garis serang penyerangan bagian utara, seketika itu debu mulai menutupi pandangan.
Debu lambat-laun menghilang,dilihatlah zubair yang terkapar tak bernyawa. Kemudian jenazah zubair diantar ke rumahnya, ibu dan adiknya menyambut dengan suka dan duka, teman-temannya juga seraya bertanya, “siapa pahlawan penggantimu?”
27-november-2011
adalah seorang santri Kelas 1 di Pondok Pesantren Islam Al Muttaqin


Pena Yang Mampu Menggerakkan Dunia

Ada orang yang ahli dalam bidang penulisan mengatakan, "Jika kamu ingin menguasai dunia, kuasailah dulu media".

Media memang bukanlah pasukan-pasukan bersenjata yang mampu membunuh dan menundukkan lawan dalam sekejab, ketajamannya pula tak setajam pedang yang bisa menumpahkan darah. Tapi pena merupakan senjata ampuh yang bisa mengendalikan semua apa yang terjadi dan apa yang ada di muka bumi ini.

Bagaimana ia bisa sedahsyat itu? Jelas sangat dahsyat, pena cukup menggerakkannya dan menulisakan apa yang diinginkan pemiliknya, sungguh jika dia sorang piawai dalam hal itu pemilik pena itu seakan dia telah memiliki apa saja yang ada di dunia ini. Yah, cukup mengguratkan kata-kata indah yang membalut maksud dan tujuannya.

Orang-orang akan mempercayainya, mengikuti permainan dan sandiwaranya, sungguh menakjubkan senjata yang bernama pena itu.

Friday, October 11, 2013

Binzein.com Di Hack Lagi, Duh Malangnya...

Belum lagi di perbaiki blogku malang http://binzein.com/ udah diserang tangan hekel abal-abal lain.

Dasar Heker jahil, kalo mau nyerang coba aja website yang full security, itu namanya gentle, lha blogku yang ga adasekuriti gandanya masak diserang, duhai...

Belum diperbaiki, hekel yang ngaku-ngaku orang iraq, mengambil alih, pengen pamer tampang di blog yang nggak terurus itu. Parah bener, jago bagun kesiangan.



Thursday, October 10, 2013

Oh Ayah

Hampir tak percaya, sepanjang hari ini aku telah ditinggalkan seorang ayah tercinta, banyak kenangan yang tak mungkin kami sebagai anak-anak beliau akan melupakannya.

Begitu ingatan ini sadar akan kepergian beliau, air mata dan senggukan ini mengalir begitu saja, tanpa siapapun dapat mencegahnya.

Ya Allah, kini tinggal ibu semata, yang gigih dan penuh kesabaran. Dan diriku, yang muda ini masih memiliki emosi yang tak stabil, namun ibu menghadapiku tetap dengan sabar. Ampuni kedurhakaanku ini ya Rabb... Menulis kata-kata ini sambil terus membayangkan sosok ayah yang tiada henti berjuang, dan sosok ibu yang sedih kehilangan arjunanya yang gagah.


Oh, ku sadar dunia ini banyak perpisahan yang tak menyenangkan, semua ini hanyalah titipan-titipan Allah untuk menguji hambaNya.

Wednesday, September 18, 2013

Nasehat Dari setan

Di dunia ini tak ada hal yang dapat merubah keadaan selain dengan tekad kuat, pemahaman terhadap kebenaran dan terakhir adalah do'a.


Kata bijak ini muncul ketika saya tengah melakukan shalat.

Saturday, September 14, 2013

Puisi di kebun sawit

Segala hal dimulai dengan percaya kepada tuhan,
memahai segala apa yang Dia inginkan,
untuk apa kita hidup.

Untuk apa hamba ini tercipta dan diciptakan.
Sudah, mengapa terus bertanya? mengeluh kemana rahmat itu turun.
Sudah, mengapa banyak mengeluh.
Bukannya engkau, hanya diciptakan?

Hamba untuk tunduk dan patuh kepada pemiliknya,
takkah kau lihat, betapa kasihnya Dia dengan rupawanmu.
Lihatlah makhluq makhluk lain yang tetap patuh dengan segala bentuknya.
Kita mulia, kecuali jika menjadi budak membangkang.

Tuhan mohon ampunMu, karena jiwa kami banyak terselip dosa.
Tetaplah Engkau suka menuntun kejalan yang kokoh. Agar kaki kami
tak tergelincir dalam.
Agar didunia gemerlap ini kami tetap menemukan cahaya-Mu



Sabtu 14092013

Friday, August 23, 2013

UnFollow FP Merdeka.com


Malam ini dengan senang hati saya memutuskan unlike MERDEKA.com setelah mengikuti berita-berita tidak bermutunya, Baik berkaitan berita islam maupun umum. Tak ada yang mutu, penuh provokasi dan integritas yang hilang.

Media manapun, media umum tentunya begitu sedih saya melihat kenyataan belum saya dapatkan memihak Islam secara realtime, dunia makin hancur kejujuran dan nurani iman telah hilang dari para jurnalisnya.

Padahal bagi saya Merdeka bukan termasuk yang terlalu radiakal antipati terhadap islam dan akivitasnya. Berita penuh intrik politik para pemiliknya tengah berlomba menjadi presiden, Lalu mana yang jujur?

Thursday, August 08, 2013

Kisah batin

Oh Tuhan, tiap kali aku dengar namanya hati ini berguncang,
tubuh ini kaku dan fikiran ini tak bekerja dengan baik.
Mungkin aku berlebihan tentangnya, tapi sumpah memang hanya dia sosok yang
mampu menciptakan suasana ini.

Bahkan untuk menyebut namanya saja lisan ini kelu,
antara suka, kagum, hormat atau cinta entah hampir tak bisa kubedakan.
Aku suka padanya, aku kagum padanya, aku mungkin juga mencintainya.
Perasaan yang tak bisa diungkapkan.

Apa kau terlalu angkuh untuk mengakuinya? terlalu angkuh untuk jujur?
Tidak ya Rabb, aku hanya ingin memendamnya, menantika kuasaMu;
apakah dia yang menjadi takdirku, menjadi imam takbir, rukuk dan sujudnya kepada-Mu.
Aku hanya ingin menjaga kisah dan perasaan ini tetap utuh terbingkai dalam ridho-Mu.

Ya rabb, tak ada satupun makhluk yang tau kisah ini melainkan yang enkau takdirkan tahu.
Ya Allah, bila dia menjadi bagian hidupku maka itu yang terbaik bagiku,
bila bukan namanya yang tertulis dalam kehidupanku, segerakanlah ia menikah...
Agar tak menyiksa batinku.

Izinkan aku tetap mencintainya, selagi cinta ini tak membuatku lupa kepada-Mu.
Izinkan ku memohon padaMu agar ia menjadi pendambing hidupku.

Ya rabb, tetap sungguh ku tahu, sebaik-baik yang kumiliki adalah apa yang telah Kau tulis dalam
Lauhul Mahfudz,
Hidup ku digenggaman-Mu.

Sunday, August 04, 2013

Wajibnya Amar Ma'ruf Nahi Mungkar

(Lukman berkata), “Wahai anakku! Laksanakanlah shalat dan suruhlah manusia berbuat yang ma'ruf dan cegahlah manusia dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang dimikian itu termasuk perkara yang penting. (QS: Lukman 17)

Hari ini media lagi gencarnya menyerang FPI, media sekuler manapun hari ini berlomba lomba memberikan citra buruk terhadap FPI yang tengah tersandung masalah (kecelakaan yang tak diharapkan). Selama ini FPI dikenal masyarakat luas sebagai ormas yang amat getol beramar ma'ruf nahi mungkar bil yad (dengan tangan/kekuatan) hingga aksi itu menimbulkan pro dan kontra, para pendukung FPI mayoritas adalah para akfitis islam atau masyarakat yang tak ingin aksi dan perbuatan tak bermoral meluas merusak anak-anak generasi islam dimasa depan, dan mayoritas para pembenci FPI adalah orang-orang sekuler yang mabuk terhadap ilmu logika dan para pelaku kejahatan/ dosa yang siap jadi korban FPI.

Saudaraku, sesungguhnya islam mengajarkan 'amar ma'ruf nahi mungkar agar terus ditegakkan agar umat itu selamat dari kebobrokan moralitas yang kian mengerikan.
Rasulullah mengajarkan kepada umatnya ada 3 cara beramar ma'ruf:
1. Dengan tangan/ kekuatan: Ini bagi mereka yang memiliki sebaik-baik iman, karena ia tak rela kemaksiatan terus terjadi membabi-buta menghancurkan umat dan bangsa.
2. Dengan lisan: jika cara pertama kita tidak mampu kita mencoba menghentikan kemaksiatan itu dengan lisan. Berda'wah, berceramah, menasehati atau menulis untaian nasehat.
3. Dengan hati: ini adalah selemah-lemahnya iman, jika kita belum mampu mencegah kemungkaran dengan 2 cara diatas opsi terakhir dari nabi adalah cukup kita merasa jerih terhadap pelaku kemugkaran, mendo'akan hidayah kepadanya.

Saudaraku, hari ini orang yang beramar ma'ruf nahi mungkar dengan tangan sudah dianggap aneh dan melanggar HAM. Orang yang mencegah kemungkaran dikatakan preman. Demi Allah pembenci golongan ini tak lain hanyalah orang yang mabuk dengan logika, dia membiarkan dosa-dosa yang terjadi tanpa berupaya memperbaiki kerusakan umat.

Sering kali para pembenci para penegak amar ma'ruf ini kita dengar dengan dalih “saya memperbaiki diri sendiri dulu saja sebelum memperbaiki orang lain.” La hawla wala quwwata illa billah. Yah, ini ucapan yang seolah sebuah alasan kuat untuk tidak beramar ma'ruf tapi sebenarnya, pendusta yang mengklaim dirinya ahli ilmu.

Rasulullah mengabarkan kepada kita bahwa jika terjadi gelombang kemaksiatan pada suatu golongan namun dalam gologan itu tak satupun yang tergerak untuk beramar ma'ruf maka Allah akan membinasakan mereka walaupun didalamnya ada sorang yang shalih.

Saudaraku, dalam tulisan ini saya tak sama sekali membela atau membenarkan FPI, tapi saya bicara soal kebenaran. Menantu Rasulullah sekaligus kesepupu beliau shahabat 'Ali berujar:
“Kenalilah kebenaran niscaya engkau akan tahu pemiliknya.”


Kebenaran itu datang dari Allah melalui FirmanNya dan lisan Nabinya, Al Qur'an dan As-Sunnah nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Wednesday, July 24, 2013

3 Amal Yang Terus Mengalir

Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya atau anak yang shalih yang mendo’akannya”. HR Muslim

Saudaraku fillah, hadits diatas hadits shahih yang mengingatkan kita pada kehidupan sesudah mati, kehidupan saat tak ada lagi manusia yang sempat atau ingin beramal, karena mereka sudah sangat sibuk menghadapi balasan atas apa saja yang mereka perbuat ketika di dunia fana ini. Apakah mereka beramal shalih atau justru kedzoliman atau perbuatan sia-sia yang mereka kerjakan.

Sungguh jika amal shalih yang dikerjakan hamba itu, niscaya kebaikan dan kenikmatan pula balasan yang ia dapat dialam barzakh. Namun nahas bila kemungkaran yang selalu ia perbuat alangkah malangnya, batapa malangnya ia ditempa sengsara oleh siksaan, menangis tiada guna lagi, hanya penyesalan dan penyesalan.

Orang yang mendapat adzab kubur Allah memperlihatkan kepadanya neraka pagi dan sore, ia akan diberi uap dari api neraka yang lebih dari cukup melumat-lumat serta membakarnya jadi debu dan ia juga akan ditemani oleh seorang yang amat bau busuk, buruk dan mengerikan wajahnya, sungguh wajah ini adalah jelmaan dari amalan ia di dunia.

Saudaraku fillah, nabi bersabda tak ada lagi amalan yang berguna bagi kita kelak jika umur kita disudahi oleh Pencipta semesta ini selain dari tiga hal, jika kita memiliki tiga hal itu maka pahala akan tetap mengalir bagi kita meski kita tak bisa beramal lagi:

1. Shodaqoh Jariah.
Betapa beruntungnya seorang hamba manakala hidupnya gemar bersedekah, adapun sedekah yang dimaksud dalam sabda nabi ini adalah kite menyedekahkan harta kita untuk wakaf, membangun masjid, sekolah-sekolah islam, pondok pesantren dan tempat-tempat lainnya yang kiranya dimanfaatkan untuk ibadah kepada Allah ataupun kepentingan yang dibutuhkan oleh umumnya manusia.

Rasulullah juga pernah memberikan misal seperti menggali sumur (di tanah arab air susah dulu air susah didapat).

Selama bangunan yang kita dirikan itu masih bermanfaat, pahala kita akan terus mengalir tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang lain.

2. Ilmu Yang Bermanfaat.
Menuntut ilmu dien merupakan kewajiban seorang muslim tanpa kecuali siapapun, karena ilmu adalah petunjuk bagi kita beribadah kepada Allah, karena beribadah tanpa ilmu akan sia-sia. Bahkan ada ahli hikmah yang mengatakan tidurnya seorang ulama' itu lebih baik dari shalatnya seorang ahli ibadah 1000 rakaat (shalat tanpa dasar ilmu).

Saudaraku seiman, salah satu amalan yang mungkin paling panjang dan abadi adalah kita mengajarkan ilmu yang kita miliki kepada orang lain. Semakin banyak kita mengajarkan, semakin banyak pula hamba Allah yang mengamalkan apa yang kita ajarkan. Itu artinya kita akan mendapatkan ganjaran dari Allah atas amal shalih orang yang kita ajarkan ilmu agama ini. Belum lagi jika orang yang pernah kita ajarkan islam itu mengajarkan kembali ilmunya kepada orang lain, sanak famili, tetangga dan siapapun maka semakin berlipat pahala kita.

Saudaraku, Allah tak akan ingkar janji kelak ketika kita menjalani kehidupan yang benar-benar baru yaitu dialam barzakh, selama ada orang yang mengamalkan ilmu yang kita ajarkan maka selama itu pula kita mendapatkan aliran pahala yang tiada henti, bahkan walau itu berjarak ribuan tahun, sungguh bahagianya kita kelak sampai tiba dihari kebangkitan.

3. Anak Shalih.
Kelak disaat kita kebingungan menyadari bahwa amal shalih tak berimabang dengan perbuatan mungkar kita, ada harapan terakhir yaitu anak shalih yang senantiasa mendo'akan keselamatan perjalanan dialam kubur.
Ia bisa menjadi penyelamat kita dari adzab kubur, ia bisa menjadi tameng yang kokoh yang mengurangi penderitaan dialam itu, wallahu 'alam.

Saudaraku, diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa dihari kiamat ada hamba yang dimuliakan Allah sementara dia sendiri bingung lantara tak memiliki amalan dan kebaikan yang menyebabkan ia mendapat kemuliaan itu, lalu diberitahukan kepadanya, bahwa kemuliaan ini karena do'a anak shalih hamba Allah tersebut, sang anak terus memohonkan keselamatan dan ampunan kepada Allah untuk orang tuanya.


Sedikit tulisan kita ini semoga berguna dan menggugah iman ini untuk selalu ingat bahwa setelah kehidupan dunia ini ada kehidupan lainnya, kehidupan itu membutuhkan bekal yang hanya bisa dicari ketika hidup didunia. Barokallahu fiekum.

Friday, July 19, 2013

Puasa dan Shalat Tarawih Jadi Trend

Sambil melepas kegalauan, enaknya memang nulis, yah nulis di blog. Kebetulan ada moment yang cukup unik untuk direportasekan keteman-teman semaya.

Hari ini adalah hari ke-11 puasa kita, ada satu pandangan yang memang faktanya bener. Jama'ah shalat tarawih mulai susut bin nyusut, satu persatu hilang ga tau kemana, tapi sebenernya kita tau jawabannya, he... he...
Tau ga sob? kenapa sih kok kemarin ketika awal-awal romadhon itu ruame banget jama'ahnya (khususnya shalat 'Isya sama Tarawih, walau jama'ah dzuhur, ashar dan subuhnya masjid-masjid sepi kaya goa) tapi kok baru 1/3 romadhon batang hidung para jama'ah udah mulai berkurang? 
Karena sebenarnya puasa dan sholat tarawih itu jadi sebuat trend dikalangan masyarakat. dan trendnya itu paling banter rame-ramenya mungkin 15 hari pertama kemudian 10 hari terakhir masjid yang awalnya 10 shaf dapat diskon 50 % tinggal setengahnya.

La hawla wala quwwata illa billah... miris banget lihat kondisi umat islam zaman ini.

Sobat fillah, mari kita introspeksi diri kita masing-masing, selama ini kita beribadah karena trend atau sudah ikhlash lillahi ta'ala. 
Mari juga kita berdo'a agar Allah menetepkan diri kita pada keistiqomahan menjalankan Perintah-Nya dan menjauhi larangannya. Barokallahu fiekum...

Tuesday, July 02, 2013

Ngeblog: ngejar reputasi buat daftar Adsense?

Masbro, ternyata emang nggak mudah ya daftar adsense. Beberapa kali daftar (pake blog wordprees) besoknya dapat email kalau blog gue blum layak untuk jadi mengikuti program Adsense, huft... sebenernya ada sih cara gampang dan cepetnya. Tanya pake apa? Pake pesawat, he...he... cepetkan? Tapi mahal.

Ada orang yang jual jasa pembuatan Adsense, harganya sih bervariatif, ada yang 10 rebon sampe ratusan rebon, tapi... Ah, tetep aja gue ga sreg, kenapa? Karena itu bikin kita ga kreaktif, pengennya gue sih bikin blog yang terkenal (ngimpi) banyak kunjungan, banyak konten (bukan asal jiplakan) nah itu otomatis Google tanpa gue ngemis ngemis jadi membernya pasti bakal di tawari, bahkan bukan cuma Adsense doang, ga mustahil ada pasar lokal yang pengen ngiklan di blog gue yang unyu-unyu ini.

Oke, emang bener niat gue bikin blog ini buat cari duit, tapi juga untuk ngasah kreaktifitas kaya produktifitas nulis, ngarang imajinasi ngasah otak dan laen sebagainya.


Mas bro, gitu aja dulu. Tulisan gue kaya gini mungkin keliatan masih kaku. Namanya juga belajar nulis, lagian biasanya gue pake bahasa formal sih kalo mau nulis artikel cs.

Ngaji atau main game?

Zaman ke zaman, umat manusia makin gila-gilaan. Jika beberapa tahun lalu kita mengenal generasi gila itu sering dialamatkan kepada remaja tapi hari ini generasi edan juga nyasar ke anak-anak.

Ketika kita melihat anak-anak sudah jadi orang konyol dan benyol jangan semata-mata menyalahkan akibat erupsi budaya barat, tanya kenapa? Gak taulah, tapi yang jelas hancurnya anak-anak itu karena pergaulannya yang udah super ngawur, nggak ada sekat pembatasan oleh orang tua dalam pergaulan anak anak polos ini.

Sebagai contoh ya, di desa saya (lingkungan transmigran) lagi marak-maraknya game online (sebuah trend yang juga marak di penjuru nusantara) ketika jam 2 siang saya ke warnet, miris warnet itu sudah hampir penuh lalu saya amati hampir tak ada satu layar pun yang hidup kecuali game PointBlank tengah berlangsung. Ya Allah... rupanya kayak gini generasi muda islam yang bakal memimpin masa depan.

Belum selesai kekagetan saya, ada hal lain yang bikin lebih miris, sebagian besar para gamernya ternyata anak-anak SD, lho padahal jam 2 adalah jam dimana pembelajaran agama tengah dimulai?

Itu dulu ketika saya pulang dari pesantren di Jawa, sekarang saya mulai mengerti, jika anak-anak SD (yang cowok lho ya) lebih suka main game dari pada ngaji. Lalu bagaimana dengan tempat-tempat belajar iqro' dan Al Qur'an? Tempat-tempat itu sih masih aja rame, cuma santrinya mayoritas cewek. Masya Allah...

NB: Harusnya orang tua mendidik dan menjaga anak lebih intens, serta menjamin akhlaq sebagaimana kita menjamin kebutuhan pangan mereka.

Wednesday, June 26, 2013

Maaf

Ku katakan maaf kepada semua orang yang menyayangiku dan orang yang kusayangi; mereka semua adalah keluargaku, bila selama ini aku hanya dikenal diam, maaf jika selama ini aku tak membalas cinta kalian.

Ketahuilah diam telah menjadi diriku yang terus mengalir entah sampai kapan. Ku ingat dulu ibuku kerap kali menelfon untuk sekedar tahu bagaimana keadaan ku saat itu, aku pendiam tak suka banyak bicara apalagi bercakap-cakap kadang dering telfon itu kubiarkan, hilang bersama waktu. Ibu, demi cintamu kepadaku, bahkan engkau tak putus asa, kesekian kalinya telfon itu kubiarkan engkau tak pernah bosan menunjukkan keteguhanmu; terus kembali menelfon ulang.

Cintaku terbentuk dalam diam, karena sunyi adalah bagian dari kehidupanku. Aku cinta ku hanya bisa kuukir dalam tulisan seperti ini.

Peresmian Blog IsmiHammam

Beberapa hari ini gue lagi males, karena berbagai masalah yang terjadi dengan blog wordpress, masalah utamanya berada di server hosting yang gue sewa, padahal jauh hari sebelum menyewa hosting itu gue mencari-cari hosting yang kira-kira mudah namun nomer wahid. Eh, nyatanya memang nggak ada yang bagus dari harga murah, layanannya kurang responsive dan servernya beberapa kali mengalami masalah.

Padahal biaya sewa yang udah gue bayar lunas sendiri walau memang murah, tapi duit sejumlah Rp 312.000 bukan nilai yang gampang didapat, itu butuh perjuangan, perjuangan itu melelahkan, gue bukan anak pejabat yang kalo butuh tinggal bilang sama bokap, "Babe, minta duit buat sewa hosting". Bokapnya kan pejabat, kalo ga ada duit sekalipun, dia bisa utang sama bagian keuangan.

Kenapa akhirnya gue milih blogspot? karena lebih simple. Loadingnya cepet, Themenya banyak, ga ada limit edit script themenya kaya di wordpress.com dan support dari para blogger yang ga bisa keitung.

Oke deh, sekarang gue nyatakan bahwa BLOG ini dinyatakan telah diresmikan Oleh Hammam selaku direktur utama ismihammam.blogspot.com.