Monday, October 14, 2013

'Idul Adha Yang Menyedihkan

'Idul Adha kali ini cukup mengagetkan saya, masakan dari puluhan penduduk qurban yang ada hanya mengkurbankan 1 ekor sapi, lho? Ini sangat aneh bagi saya mengingat penduduk desa saya ini adalah pekebun kelapa sawit yang tentunya hasilnya juga tak sedikit, lebih dari itu hasil buah dan harganya juga stabil, duh kaget saya ketika pengumuman pas Edi bahwa hewan kurbannya cuma 1 ekor sapi.


Apakah? Apakah? Apakah? Ah, ya sudahlah saya pun tak mengerti apa sebabnya, mau tak mau saya menyayangkan ini, apa sudah keliwat takut miskinnya sehingga berkurban pun enggan? Wallahu a'lam.

Saturday, October 12, 2013

Zubair Kecil di Perang Besar

Saya suka dan hobi menulis, hobi itu semakin seru jika saya bertemu orang yang memiliki hobi/bakat yang sama. Nah sobat, tulisan kisah sahabat nabi ini adalah salah satu tulisan santri saya sewaktu menjadi guru (wiyata bakti 1 tahun mengajar di pesantren) dia punya sifat aneh dan juga punya bakat menulis. Silahkan disimak...

Oleh: Abdullah Nauval Shalahuddin*
Zubair, dia adalah anak laki-laki yang berperawakan kurus pendek, umurnya kira-kira 12 tahun atau lebih sedikit. Ia tinggal bersama ibu dan saudara laki-lakinya. Ayahnya sudah meninggal 2 tahun lalu setelah sepeninggalan ayahnya, zubair semakin bersemangat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibunya tidak tahu apa yang dilakukan anak sulungnya itu pada waktu keluar rumah. Diam-diam zubair sudah memiliki jabatan Jendral cilik intifadha penyerangan bagian utara. Senjata yang dipakai hanya bom botol, ketapel atau krikil atau batu.walau berbadan pendek ia sangat berani, karena itu ia dipilih sebagai jendral cilik.
Zubair di sebut juga dengan pahlawan berani mati, disebut dengan sebutan tersebut ia sering menyelamatkan temannya yang di kejar oleh tantara yahudi. Penyerangan bagian utara sudah sangat jauh dibandingkan penyerangan bagian selatan. Itu dikarenakan tak-tik jitu yang diberitahukan jendral cilik Zubair.

Pada di sebuah pertempuran antara penyerangan bagian tengah, disana tempat orang dewasa menyerang, zubair langsung menuruh teman-temannya untuk menolong penyerangan bagian tengah. Mereka semua bertarung dengan tangguh. Beberapa saat kemudian dari kalangan yahudi ada yang terkapar terkena lemparan batu di bagian kepala, pertempuran berlangsung seru hingga yahudi pun lari hingga jauh karena takut. Intifadha bersorak gembira atas kemenangan mereka yang penuh barakah.

Pada pertempuran di markaz tempur antara yahudi dan intifadha. Pertempuran sangat sengit ini dimulai dengan lemparan dari intifadha hingga brigade Al-Quds pada siang hari. Pertempuran semakin sengit, hingga ada suatu letusan senjata yang amat keras mengarah ke garis serang penyerangan bagian utara, seketika itu debu mulai menutupi pandangan.
Debu lambat-laun menghilang,dilihatlah zubair yang terkapar tak bernyawa. Kemudian jenazah zubair diantar ke rumahnya, ibu dan adiknya menyambut dengan suka dan duka, teman-temannya juga seraya bertanya, “siapa pahlawan penggantimu?”
27-november-2011
adalah seorang santri Kelas 1 di Pondok Pesantren Islam Al Muttaqin


Pena Yang Mampu Menggerakkan Dunia

Ada orang yang ahli dalam bidang penulisan mengatakan, "Jika kamu ingin menguasai dunia, kuasailah dulu media".

Media memang bukanlah pasukan-pasukan bersenjata yang mampu membunuh dan menundukkan lawan dalam sekejab, ketajamannya pula tak setajam pedang yang bisa menumpahkan darah. Tapi pena merupakan senjata ampuh yang bisa mengendalikan semua apa yang terjadi dan apa yang ada di muka bumi ini.

Bagaimana ia bisa sedahsyat itu? Jelas sangat dahsyat, pena cukup menggerakkannya dan menulisakan apa yang diinginkan pemiliknya, sungguh jika dia sorang piawai dalam hal itu pemilik pena itu seakan dia telah memiliki apa saja yang ada di dunia ini. Yah, cukup mengguratkan kata-kata indah yang membalut maksud dan tujuannya.

Orang-orang akan mempercayainya, mengikuti permainan dan sandiwaranya, sungguh menakjubkan senjata yang bernama pena itu.

Friday, October 11, 2013

Binzein.com Di Hack Lagi, Duh Malangnya...

Belum lagi di perbaiki blogku malang http://binzein.com/ udah diserang tangan hekel abal-abal lain.

Dasar Heker jahil, kalo mau nyerang coba aja website yang full security, itu namanya gentle, lha blogku yang ga adasekuriti gandanya masak diserang, duhai...

Belum diperbaiki, hekel yang ngaku-ngaku orang iraq, mengambil alih, pengen pamer tampang di blog yang nggak terurus itu. Parah bener, jago bagun kesiangan.



Thursday, October 10, 2013

Oh Ayah

Hampir tak percaya, sepanjang hari ini aku telah ditinggalkan seorang ayah tercinta, banyak kenangan yang tak mungkin kami sebagai anak-anak beliau akan melupakannya.

Begitu ingatan ini sadar akan kepergian beliau, air mata dan senggukan ini mengalir begitu saja, tanpa siapapun dapat mencegahnya.

Ya Allah, kini tinggal ibu semata, yang gigih dan penuh kesabaran. Dan diriku, yang muda ini masih memiliki emosi yang tak stabil, namun ibu menghadapiku tetap dengan sabar. Ampuni kedurhakaanku ini ya Rabb... Menulis kata-kata ini sambil terus membayangkan sosok ayah yang tiada henti berjuang, dan sosok ibu yang sedih kehilangan arjunanya yang gagah.


Oh, ku sadar dunia ini banyak perpisahan yang tak menyenangkan, semua ini hanyalah titipan-titipan Allah untuk menguji hambaNya.