Wednesday, July 24, 2013

3 Amal Yang Terus Mengalir

Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya atau anak yang shalih yang mendo’akannya”. HR Muslim

Saudaraku fillah, hadits diatas hadits shahih yang mengingatkan kita pada kehidupan sesudah mati, kehidupan saat tak ada lagi manusia yang sempat atau ingin beramal, karena mereka sudah sangat sibuk menghadapi balasan atas apa saja yang mereka perbuat ketika di dunia fana ini. Apakah mereka beramal shalih atau justru kedzoliman atau perbuatan sia-sia yang mereka kerjakan.

Sungguh jika amal shalih yang dikerjakan hamba itu, niscaya kebaikan dan kenikmatan pula balasan yang ia dapat dialam barzakh. Namun nahas bila kemungkaran yang selalu ia perbuat alangkah malangnya, batapa malangnya ia ditempa sengsara oleh siksaan, menangis tiada guna lagi, hanya penyesalan dan penyesalan.

Orang yang mendapat adzab kubur Allah memperlihatkan kepadanya neraka pagi dan sore, ia akan diberi uap dari api neraka yang lebih dari cukup melumat-lumat serta membakarnya jadi debu dan ia juga akan ditemani oleh seorang yang amat bau busuk, buruk dan mengerikan wajahnya, sungguh wajah ini adalah jelmaan dari amalan ia di dunia.

Saudaraku fillah, nabi bersabda tak ada lagi amalan yang berguna bagi kita kelak jika umur kita disudahi oleh Pencipta semesta ini selain dari tiga hal, jika kita memiliki tiga hal itu maka pahala akan tetap mengalir bagi kita meski kita tak bisa beramal lagi:

1. Shodaqoh Jariah.
Betapa beruntungnya seorang hamba manakala hidupnya gemar bersedekah, adapun sedekah yang dimaksud dalam sabda nabi ini adalah kite menyedekahkan harta kita untuk wakaf, membangun masjid, sekolah-sekolah islam, pondok pesantren dan tempat-tempat lainnya yang kiranya dimanfaatkan untuk ibadah kepada Allah ataupun kepentingan yang dibutuhkan oleh umumnya manusia.

Rasulullah juga pernah memberikan misal seperti menggali sumur (di tanah arab air susah dulu air susah didapat).

Selama bangunan yang kita dirikan itu masih bermanfaat, pahala kita akan terus mengalir tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang lain.

2. Ilmu Yang Bermanfaat.
Menuntut ilmu dien merupakan kewajiban seorang muslim tanpa kecuali siapapun, karena ilmu adalah petunjuk bagi kita beribadah kepada Allah, karena beribadah tanpa ilmu akan sia-sia. Bahkan ada ahli hikmah yang mengatakan tidurnya seorang ulama' itu lebih baik dari shalatnya seorang ahli ibadah 1000 rakaat (shalat tanpa dasar ilmu).

Saudaraku seiman, salah satu amalan yang mungkin paling panjang dan abadi adalah kita mengajarkan ilmu yang kita miliki kepada orang lain. Semakin banyak kita mengajarkan, semakin banyak pula hamba Allah yang mengamalkan apa yang kita ajarkan. Itu artinya kita akan mendapatkan ganjaran dari Allah atas amal shalih orang yang kita ajarkan ilmu agama ini. Belum lagi jika orang yang pernah kita ajarkan islam itu mengajarkan kembali ilmunya kepada orang lain, sanak famili, tetangga dan siapapun maka semakin berlipat pahala kita.

Saudaraku, Allah tak akan ingkar janji kelak ketika kita menjalani kehidupan yang benar-benar baru yaitu dialam barzakh, selama ada orang yang mengamalkan ilmu yang kita ajarkan maka selama itu pula kita mendapatkan aliran pahala yang tiada henti, bahkan walau itu berjarak ribuan tahun, sungguh bahagianya kita kelak sampai tiba dihari kebangkitan.

3. Anak Shalih.
Kelak disaat kita kebingungan menyadari bahwa amal shalih tak berimabang dengan perbuatan mungkar kita, ada harapan terakhir yaitu anak shalih yang senantiasa mendo'akan keselamatan perjalanan dialam kubur.
Ia bisa menjadi penyelamat kita dari adzab kubur, ia bisa menjadi tameng yang kokoh yang mengurangi penderitaan dialam itu, wallahu 'alam.

Saudaraku, diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa dihari kiamat ada hamba yang dimuliakan Allah sementara dia sendiri bingung lantara tak memiliki amalan dan kebaikan yang menyebabkan ia mendapat kemuliaan itu, lalu diberitahukan kepadanya, bahwa kemuliaan ini karena do'a anak shalih hamba Allah tersebut, sang anak terus memohonkan keselamatan dan ampunan kepada Allah untuk orang tuanya.


Sedikit tulisan kita ini semoga berguna dan menggugah iman ini untuk selalu ingat bahwa setelah kehidupan dunia ini ada kehidupan lainnya, kehidupan itu membutuhkan bekal yang hanya bisa dicari ketika hidup didunia. Barokallahu fiekum.

No comments:

Post a Comment