Ku katakan maaf kepada semua orang yang menyayangiku dan orang yang kusayangi; mereka semua adalah keluargaku, bila selama ini aku hanya dikenal diam, maaf jika selama ini aku tak membalas cinta kalian.
Ketahuilah diam telah menjadi diriku yang terus mengalir entah sampai kapan. Ku ingat dulu ibuku kerap kali menelfon untuk sekedar tahu bagaimana keadaan ku saat itu, aku pendiam tak suka banyak bicara apalagi bercakap-cakap kadang dering telfon itu kubiarkan, hilang bersama waktu. Ibu, demi cintamu kepadaku, bahkan engkau tak putus asa, kesekian kalinya telfon itu kubiarkan engkau tak pernah bosan menunjukkan keteguhanmu; terus kembali menelfon ulang.
Cintaku terbentuk dalam diam, karena sunyi adalah bagian dari kehidupanku. Aku cinta ku hanya bisa kuukir dalam tulisan seperti ini.
Ketahuilah diam telah menjadi diriku yang terus mengalir entah sampai kapan. Ku ingat dulu ibuku kerap kali menelfon untuk sekedar tahu bagaimana keadaan ku saat itu, aku pendiam tak suka banyak bicara apalagi bercakap-cakap kadang dering telfon itu kubiarkan, hilang bersama waktu. Ibu, demi cintamu kepadaku, bahkan engkau tak putus asa, kesekian kalinya telfon itu kubiarkan engkau tak pernah bosan menunjukkan keteguhanmu; terus kembali menelfon ulang.
Cintaku terbentuk dalam diam, karena sunyi adalah bagian dari kehidupanku. Aku cinta ku hanya bisa kuukir dalam tulisan seperti ini.